Kepulauan Lease (Saparua & Nusalaut)
3 Days 2 Night
Rp. 3.500.000 per pax (min. 2 pax)
Berjarak tidak jauh di sebelah timur Pulau Ambon, Kepulauan Lease menyimpan perpaduan keindahan alam dan nilai sejarah yang kuat. Di Pulau Saparua, masih berdiri kokoh Benteng Duurstede sebagai saksi sejarah perjuangan Kapitan Pattimura. Sementara di Pulau Nusalaut, yang terkenal di kalangan wisatawan selam, adalah tempat kelahiran Martha Christina Tiahahu. Sekarang kedua pulau ini adalah fokus perjuangan Heka Leka mendukung pendidikan dan membuka ruang belajar bagi anak-anak.
Inisiatif utama kami adalah Program Literasi Kepulauan yang menghadirkan konsep perpustakaan ramah anak di sekolah-sekolah dasar yang tersebar di Kepulauan Lease. Kami juga terus melakukan advokasi pentingnya pendidikan anak usia dini melalui percontohan PAUD Lounno.
Selain itu, Baileo Heka Leka hadir sebagai wadah co-learning di komunitas Desa Paperu. Banyak kegiatan yang berlangsung di tempat ini, seperti kelas bahasa inggris, menonton film edukasi bersama, bermain games, membaca buku, dsb
Rincian perjalanan
Tanggal keberangkatan
Di hari pertama, Anda akan dijemput dari hotel tempat anda menginap di Ambon pukul 07.00. Di hari terakhir, Anda akan tiba lagi di kota Ambon kurang lebih menjelang saat makan siang.
Harga termasuk
- Akomodasi
- Transportasi darat dan laut
- Konsumsi harian, serta makan malam bersama Tim Heka Leka
- Perlengkapan mengajar
- Kegiatan dan tiket masuk wisata
- Pendamping lokal
Harga belum termasuk
- Tiket pesawat: Tiket penerbangan dari kota asal menuju kota Ambon (PP)
- Upgrade penggunaan speedboat
- Pengeluaran pribadi
- Tip opsional
- Asuransi perjalanan
Track 1: Jejak Sejarah
Jejak perjuangan Kapitan Pattimura di Saparua
1. Benteng Duurstede, benteng VOC (1676–1691) di atas bukit karang, direbut rakyat Saparua di bawah Pattimura pada 16 Mei 1817. Kini jadi situs sejarah sekaligus spot sunset
2. Gedung Diorama, ruang koleksi miniatur sejarah Perang Pattimura, dekat Benteng Duurstede
3. Rumah Kapitan Pattimura, tempat yang menyimpan jejak kehidupan sang kapitan melalui berbagai peninggalan bersejarah, seperti pakaian perang, parang, surat, dan silsilah keluarga.
Track 2: Menemukan Tradisi Lokal
Bagi kamu yang tertarik untuk mengerti kehidupan masyarakat setempat, berikut beberapa industri rumahan yang bisa dikunjungi. Selain mengamati prosesnya, kamu juga bisa mencoba melakukannya dan membawa pulang hasil buah tanganmu.
1. Pengelolaan Sagu, proses menokok dan memeras batang sagu jadi tepung, yang merupakan bahan dasar pangan tradisional, papeda
2. Pembuatan Sempe, kerajinan gerabah tanah liat khas Negeri Ouw, wadah tradisional untuk papeda
3. Pembuatan Gula Merah, proses pembuatan gula merah khas Negeri Tuhaha, dengan menyadap nira lalu memasaknya jadi gula merah padat
4. Pembuatan Sagu Gula Merah, tepung sagu, kelapa parut, dan gula merah dipanggang bersama dalam cetakan “porna”
Track 3: Menikmati Keindahan Alam
Beberapa spot untuk menikmati keindahan alam termasuk:
1. Pantai Kulur, pantai tenang berpasir putih, favorit untuk sunset
2. Pantai Haria, pantai dekat pelabuhan kedatangan kapal dari Ambon
3. Pulau Molana, pulau kecil tak berpenghuni, air jernih, cocok untuk aktivitas laut: snorkeling, diving
4. Pantai Paperu (Mangrove), spot area hutan mangrove
5. Pulau Nusalaut, pulau tetangga dengan kampung tua, spot diving, dan jejak sejarah pahlawan lokal, Martha Christina Tiahahu
Track 4: Aktivitas dengan komunitas sekitar
Di track ini kita akan khusus menjelajah untuk melihat program Heka Leka dan melakukan kegiatan bersama komunitas
1. Perpustakaan Ramah Anak. Disini anda akan melakukan aktivitas kreatif seperti kelas menggambar, sesi mendongeng interaktif, dan bimbingan membaca (Book Corner Mentoring) buku dongeng yang berbahasa inggris.
2. Baileo Heka Leka sebagai wadah co-learning yang bertempat di Desa Paperu. Disini anda akan membantu anak desa untuk belajar bercakap dengan bahasa inggris, dan juga bertukar budaya lewat permainan dari daerah asal dan permainan tradisional Maluku.
3. Heka Leka Athletic: Club atlet yang di sponsori yayasan Heka Leka, disini anda akan berkenalan dengan para atlet mudah dan melakukan fun activity bersama, serta berbagi cerita motivasi sportivitas.
Notes
- Paket perjalanan ini berlaku untuk minimum 2 peserta
- Deposit sebesar Rp 1.000.000 (non-refundable) diperlukan saat registrasi untuk mengkonfirmasi pemesanan
- Pelunasan pembayaran diperlukan 1 minggu sebelum keberangkatan
- Anda juga dapat memilih untuk berangkat dengan speedboat Heka Leka, dengan kapasitas 12 orang
- Jika perjalanan dibatalkan sebelum keberangkatan, peserta dapat memilih tanggal keberangkatan lainnya























