1219 Siswa beributan Tiket Semifinal OSK di Kota Ambon
Lebih dari seribu siswa/i sekolah dasar berbaris di Lapangan SMA N 1 Ambon, Kota Ambon. Mereka datang dari sekolah-sekolah yang berada di Kota Ambon maupun Kabupaten Maluku Tengah. Salah satunya SD N 1 Mamala-Morela yang berlokasi di Desa Mamala-Morela, Jazirah Leihitu, Kabupaten Maluku Tengah. Mereka sudah harus melakukan perjalanan sejak subuh. Semangat para siswa dan guru Mamala-Morela juga nampak pada antusias seluruh siswa dan guru dari perwakilan 86 sekolah di Kota Ambon.
Biasanya setiap tahun, mitra lokal Kuark di Kota Ambon sering mengadakan OSK, tetapi dalam jumlah sekitar ratusan peserta saja. Tahun ini berbeda. Kota Ambon diberikan kesempatan istimewa menjadi tuan rumah Pembukaan Olimpiade Sains Kuark yang diikuti oleh 92.000 peserta dari 34 provinsi di seluruh Indonesia. Tahun ini, kerja sama Heka Leka dan PT Kuark Internasional membawa harapan bagi seluruh anak-anak Maluku di berbagai pulau-pulau di Provinsi Maluku.
Sebelumnya, kesempatan olimpiade hanya diikuti oleh anak-anak yang mampu membayar uang pendaftaran OSK, sedangkan bagi mereka yang memiliki keterbatasan ekonomi harus menahan diri. Kini, sebuah kesempatan datang bagi anak-anak yang tinggal di desa, pulau, kabupaten, atau Kota Ambon. Semua anak-anak Maluku memperoleh tiket gratis mengikuti Olimpiade Sains Kuark (OSK). Lebih kurang 4.231 peserta OSK serempak berebut tiket semifinal OSK di Provinsi Maluku.
Secara khusus, lebih dari 1.219 siswa menyaksikan Pembukaan Olimpiade Sains Kuark tahun 2017 yang dibuka oleh Bapak Romeo Soplanit, SH, MH, Asisten Sekot Ambon Bidang Administrasi Umum, di SMA N 1 Ambon. Sedangkan 3.012 peserta lainnya juga berolimpiade sains di wilayah mereka masing-masing, antara lain Pulau Kisar, Moa, Letti, Damer, Lakor, Masela, Selaru, Saumlaki, Banda, Saparua, dan Maluku Tenggara.
Pada olimpiade ini, bukan hanya siswa/i mengerjakan lembaran soal OSK di dalam ruang ujian, tetapi setiap peserta olimpiade diberikan kesempatan mengasah daya sains melalui Festival Sains Kuark. Festival sains dibuat dengan tujuan untuk menolong anak mengalami dan mencintai sains dengan cara yang sederhana dan menyenangkan. Walaupun di bawah panas matahari, peserta OSK di Kota Ambon terlihat bersemangat bermain sambil memecahkan tantangan pada setiap stan games sains.
Jika ada usaha, pasti akan berhasil. Ya, mereka sangat menikmati semua permainan sains ini. Teruslah belajar dan berlatih, anak-anak Maluku. Semoga kelak dari antara kalian semua akan lahir banyak ahli sains Indonesia.
Maju Anak Maluku. Katakan, “Aku Jagoan Sains.”
Salam Maluku Cerdas!
